Loading
 
Username
Password
Save
E-mail
E-mail
Name:
Username
Password
again..
E-mail
 
 
 
Latest Message: 1 day, 21 hours ago
  • Sesillia Amb : Hi salam kenal to all...new mmeber nih...pliss share info info ya..trims...
  • nilam setiaw : hii.. gw baru gabung... mau nanya,, knp siyh artikel nya lama2 semua.. terbitan yg baru gak ada gtu??
  • nilam setiaw : hii.. gw baru gabung... mau nanya,, knp siyh artikel nya lama2 semua.. terbitan yg baru gak ada gtu??
  • Aulia Audra : Hi.. salam kenal, wah thanks ya dah bisa gabung di sini, nice web, tapi kok coba gabung mailing list masih belum bisa ya?? Thanks GH
  • merlyn : Thanks deh GH buat websitenya...
  • Dorra Rustam : Mbak Dian, wow amazing lho websitenya. 2 jempol deh buat GH. Keep up the good work ya..
  • Aditya Fajar : Halo GH, saya coba join mailing list, kok ngga bisa ya?
  • budiana : halo ibu2.... salam kenal ya... ini Budiana pemimpin redaksi GH. terima kasih sdh mampir ke sini.... Buat Mbak Setyowatie, bln desember lalu kami buat acara di Surabaya mbak. Di Resto Nine. Segera akan dibuat lagi... jgn khawatir... :D
  • dinda : TERIMA KASIH
  • dinda : DINDA

Only registered users are allowed to post

 
Feed Now
Goodhousekeeping.co.id
Fans Box

The Best Media Choice

  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
  • An Image Slideshow
 
  • Good Housekeeping
  • Good Housekeeping
  • Good Housekeeping
  • Good Housekeeping
  • Good Housekeeping
Good Health - Goodhousekeeping.co.id
Diet Tanpa Menyiksa Diri
Tuesday, 09 March 2010 18:30

Betul, menurunkan berat badan tidak seharusnya dengan cara melakukan diet ketat. Sudah berapa banyak buku panduan diet yang Anda ikuti? Perhatikan baik-baik dan hitung berapa lembar sobekan kertas seputar susunan menu diet sehat dan praktis yang ditempel di pintu kulkas. Atau jangan-jangan, waktu yang dihabiskan di pusat kebugaran demi menurunkan berat badan juga sudah tidak terhitung. Bahkan makanan kesukaan seperti cokelat, keju, dan es krim terpaksa dihindari karena dianggap sebagai musuh besar.

Tidak perlu merasa kecil hati atau malu mengakui jika Anda sudah melakukan ‘ritual’ tadi karena berkeinginan menurunkan berat badan. Namun tentunya sangat mengganggu hati apabila sudah berdiet susah payah, tapi berat badan tidak berkurang atau malah bertambah terus!

Cerdas Memilih Makanan
Mari, jangan pernah melakukan diet (sangat) ketat sampai menyebabkan kebosanan dan akhirnya malah mengonsumsi makanan dan minuman dengan porsi lebih banyak dari sebelumnya sebagai bentuk kompensasi. Tidak seharusnya memusuhi berbagai camilan menggoda seperti roti unyil isi cokelat atau es krim dengan berbagai macam cita rasa yang mengundang selera dan sangat menggoda mata untuk segera membeli ketika melihatnya.

Ingat, menyusahkan dan menyiksa diri sendiri bukanlah cara terbaik menjaga berat badan. Mengatur pola makan bisa dilakukan secara lebih menyenangkan. Pahami bahwa salah satu kunci penting menjaga berat badan terletak pada pilihan dan porsi makanan yang dikonsumsi.

“Silakan makan apa saja. Yang penting, bersikap cerdas terhadap ukuran porsi. Ada orang yang memilih tidak makan karbohidrat. Padahal, untuk beberapa kondisi, pilihan itu tidak benar. Bila kekurangan karbohidrat, tubuh akan mencari sumber energi lain yang tentu hasil pengeluarannya di kemudian hari bisa membahayakan. Sebetulnya, tidak pernah ada pantangan bagi mereka yang berdiet asalkan tidak punya masalah dengan kesehatan sebelumnya,” saran dr Tirta Prawita Sari Msc, dosen Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Jangan membuat patokan yang terlalu ketat dalam berdiet seperti hanya mengonsumsi sayur, buah, tapi meninggalkan telur dan daging. Tubuh langsing dan sehat bisa didapatkan tanpa harus membuat pantangan. Misalnya, jika memilih salad sebagai menu makan malam, jangan lupa sertakan sumber protein seperti ikan, ayam, tahu atau telur.

Keuntungan mengonsumsi protein adalah gula darah dalam tubuh menjadi stabil sehingga tidur menjadi nyenyak, serta membantu pembentukan otot. Lagi pula Anda pun pasti sudah tahu bahwa protein jauh lebih baik dan penting dibandingkan dengan karbohidrat yang akan menjadi tumpukan lemak saat Anda tidur.

“Bukan juga akhirnya memusuhi karbohidrat. Tetap pilih karbohidrat ditambah asupan serat dengan porsi yang lebih banyak untuk memberikan rasa penuh pada perut sehingga tidak cepat lapar. Kalau cepat lapar, keinginan untuk mengonsumsi makanan jadi semakin sering. Akibatnya, ada kemungkinan akan sembarangan memilih asupan,” tambah dr. Wita.

Berteman Dengan Gula
Umumnya orang yang berdiet sangat menghindari makanan manis. Padahal, tak masalah mengonsumsi makanan manis asal tahu strateginya. Jadi, tidak perlu menerapkan gerakan anti gula. Dokter Wita yang lulusan S2 Program Studi Ilmu Gizi dengan kekhususan Ilmu Gizi Komunitas, Universitas Indonesia ini, mengatakan, “Hindari gula berbentuk simpel seperti gula pasir, nasi yang sangat putih atau tepung-tepungan. Tapi pilihlah yang masih mengandung serat seperti roti gandum.” Turunnya kadar gula darah membuat kondisi lapar makin sering muncul dan cenderung ngemil lebih banyak. Makanan berlemak juga tidak perlu dimusuhi. Justru lemak membuat Anda kenyang, artinya bisa mengerem nafsu makan. Konsumsi lemak secukupnya menjaga Anda makan dalam porsi cukup.

Minum setengah gelas susu biasa, lebih baik dibandingkan menghabiskan satu liter susu rendah lemak. Jus mangga ditambah satu sendok gula lebih disarankan daripada mengunyah enam permen karet dalam sehari yang dipercaya sebagian orang yang sedang berdiet mampu menghilangkan nafsu makan. Jangan lupa, bumbui makanan dengan campuran rempah-rempah pedas, sehingga Anda akan cepat puas menikmati hidangan yang dimakan.

Atur Jadwal Makan
Tetapkan jadwal sarapan, makan siang, dan malam. Kalau sudah teratur, nantinya keinginan ngemil di antara waktu makan itu akan berkurang, bahkan akan menghilang karena kebutuhan tubuh sudah terpenuhi. Menghindari sarapan atau makan malam bukan tindakan bijaksana. Membiarkan perut kosong dalam jangka waktu lama justru hanya akan membangkitkan keinginan mengonsumsi makanan manis dalam jumlah banyak di pagi harinya. Sebab, kadar gula darah menurun lantaran melewatkan makan malam.

Kalau dituruti, tentu Anda akan semakin bergulat dengan tumpukan lemak di dalam tubuh. Memang, sebaiknya tidak lagi mengonsumsi makanan setelah jam tujuh malam. Anjuran ini berdasarkan hasil penelitian bahwa makan sebelum jam tujuh malam memberikan lebih banyak kesempatan buat tubuh untuk mencerna makanan itu dengan lebih baik. Sedangkan saat tidur, proses metabolisme berjalan lebih lambat sehingga tubuh lebih mudah menimbun lemak. Kalau terpaksa menghadiri jamuan makan malam di atas jam tujuh, tukar menu makanan berat seperti nasi atau pasta dengan salad segar. “Kalaupun harus makan malam, karbohidrat harus lebih sedikit jumlahnya dari makanan berserat plus besaran porsi jangan banyak. Setelah itu, usahakan jangan langsung tidur,” ucap dr Wita.

 
Core Motion : Solusi Bentuk Tubuh Ideal
Friday, 15 January 2010 17:24

Dengan mengikuti kelas Core Motion secara benar dan teratur, berarti untuk mendapatkan ideal bukanlah impian semata. Sebab, olahraga ini menghasilkan pembakaran lemak yang maksimal.

Read more...
 
Cerah Dengan Olahraga
Friday, 13 November 2009 16:35

Banyak ahli menganjurkan olahraga rutin sebagai salah satu cara untuk tetap tampil awet muda, termasuk memiliki kulit yang sehat dan segar. “Bukan rahasia lagi kalau olahraga mempunyai manfaat besar untuk seluruh tubuh. Namun sering tidak disadari bahwa kulit adalah organ terbesar dalam tubuh kita, dan karenanya manfaat olahraga akan terlihat nyata di kulit,” ujar Audrey Kunin, MD, dokter kulit yang juga penulis buku The DERMAdoctor Skinstruction Manual. Apa saja dampak positif olahraga untuk kulit Anda?

Read more...
 
Lakukan Sesuatu!
Friday, 13 November 2009 16:05

Tak perlu menjauhi orang dengan HIV/AIDS hanya karena takut tertular. Sudah sepatutnya kita paham bahwa penyakit yang disebabkan infeksi virus HIV ini hanya menular melalui kontak langsung antarlapisan kulit dalam, atau dari darah dengan cairan tubuh yang mengandung HIV. Artinya, penularan hanya dapat ter- jadi melalui kegiatan-kegiatan spesifik, antara lain hubungan seks, pemakaian jarum suntik yang telah terkontaminasi, atau kehamilan dari wanita yang telah positif HIV.

Read more...
 
Ciptakan Udara Bersih
Friday, 13 November 2009 15:50

Konsekuensi yang sulit dihindari ketika tinggal di kota besar adalah terpapar polusi, terutama dari udara. Bermacam bakteri, virus, maupun debu banyak ditemui di dalam rumah, kantor, maupun di luar ruangan. Bila dibiarkan, semua pemicu polusi udara itu dapat menyerang sistem pernapasan dan menimbulkan alergi atau asma.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2
 

Rahasia Tampil Lebih Muda

Selain dengan dukungan skin care yang tepat, cara membuat penampilan tampak lebih muda adalah dengan bantuan riasan yang tepat. Jika jeli, pilihan war...
 

Bandang Bandeng

Ikan Bandeng ukuran besar adalah simbol kemakmuran, tak pernah terlupakan dalam sajian menu Imlek. Dalam bahasa Cina, ikan sama pengucapannya dengan h...
 

Jangan Menyerah! Jangan Putus Asa!

Anda ingin naik gaji? Ingin lebih diperhatikan oleh keluarga? Ingin anak buah di kantor lebih menghormati Anda? Ada caranya!

Sering kali da...
         

Hunian Berbunga

Meskipun hari kasih sayang telah berlalu, tak ada salahnya menata bunga sendiri untuk menghias kediaman Anda.

 

Dana Darurat

Hidup penuh risiko, Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi di depan sana. Sedia payung sebelum hujan memang nasiha...
 

Pisces

Jangan selalu menyalahkan diri sendiri. Karier&Keuangan: Tidak susah kok mengatur anggaran keuangan. Fashion&Beauty: Bangle masih menjadi pilihan untu...
         
 
 
About UsContact UsJoint to Mailing List SubcribeAdvertiseRecommended LinksTerms & Conditions
MRA MEDIA GROUP - Good Housekeeping Indonesia
Copyright © 2009